Jom kita baca sejenak sajak kat bawah(xtaula sajak ka puisi ka @ apa2 ja la)
Lalang,
Penciptaanmu untuk manusia memikirkan,
Tentang sebuah pendirian,
Pendirian yang menjadi paksi pegangan,
Agar tidak longlai seperti dedaun tirus,
Yang mudah rebah disapa angin,
Berdiri teguhlah,
Seperti pohon gagah yang berakar tunjang,
Memiliki kekuatan benteng pertahanan,
Biar angin menderu menggoyahkan kekuatan,
Namun tetap teguh memasak bumi.
Beringatlah,
Bayu yang bertiup lembut boleh melalaikan,
Jika kita leka dengan sapaannya,
Ribut yang bertiup kencang boleh memusnahkan,
Andai kita tidak bersedia memasak pancang keimanan.
Jadilah insan yang memiliki pendirian,
Membesar dan matang dengan panduan iman,
Selamatkanlah dirimu daripada kehinaan,
Daripada terlalu menurut kehendak zaman,
Peliaharalah dirimu dan keluargamu,
Daripada bahang dan maraknya api neraka.
(sumber: GenQ isu no.8)Hebat kan? Daripada lalang yang besanya orang tak pandang pun kita boleh ambil pengajaran daripada penciptaannya. Subhanallah...
"Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, silih bergantinya malam dan siang, bahtera yang berlayar di laut membawa apa yang berguna bagi manusia, dan apa yang Allah turunkan dari langit berupa air, lalu dengan air itu Dia hidupkan bumi setelah matinya (kering) dan Dia sebarkan di bumi itu segala jenis haiwan, dan pengisaran angin dan awan yang dikendalikan di antara langit dan bumi; sungguh terdapat tanda-tanda (keesaan dan kekuasaan Allah) bagi kaum yang berakal". (Al-Baqarah: 164).
Ambillah hikmah daripada setiap yang Allah ciptakan di muka bumi ni.
Renung-renungkan dan selamat beramal.
p/s: Jangan jadi seperti lalang...
No comments:
Post a Comment